Monday, January 13, 2014

Kreasi Kuliner Jagung


Hmmm, siapa sih yang tidak kenal jagung?. Saya yakin semua orang pasti mengenalnya karena jagung akrab ditelinga kita terutama wilayah pedesaan. 

Jagung sudah menjadi bahan resep masakan pokok bagi sebagian wilayah di Indonesia selain nasi dan gandum. Hal ini tentu saja karena kandungan dari jagung ini tidak kalah dari makanan pokok lainnya. Resep masakan jagung mengandung karbohidrat yang cukup baik kagi tubuh. Selain itu resep masakan jagung juga memiliki rasa yang enak untuk dikonsumsi. Harganya yang bersahabat membuat aneka resep masakan jagung menjadi favorit masyarakat.

Di indonesia sendiri resep masakan jagung banyak sekali variasinya. Banyak resep masakan yang menggunakan jagung sebagai bahan pelengkap maupun bahan utamanya, seperti pelengkap pada resep ayam, pelengkap pada capcay, dijadikan tumis jagung ataupun bakwan jagung. Kebanyakan dari resep masakan jagung ini sangat  mudah untuk dibuat, apalagi untuk anda yang masih belajar memasak. Ingin tahu seperti apa?, nah, kami berikan bocoran resep masakan jagung dengan berbagai jenis aneka kulinernya.

1.    Omlet Jagung
      
      Bahan:
  • 75 gram jagung manis pipil
  • 3 butir telur ayam
  • 2 lembar daging asap
  • ½ bawang Bombay, dicincang
  • 10 buah jamur kancing kaleng, iris tipis
  • ¼ sdt mrica bubuk
  • ½ buah paprika hijau, iris
  • ½ sdt kaldu bubuk
  • Garam secukupnya
  • 2 sdm margarine.
      Cara Membuat:
  1. Panaskan 1 sdm margarine, tumis bawang Bombay hingga harum dan layu . Masukkan daging asap, tumis sebentar. Angkat.
  2. Campur telur, mrica, kaldu bubuk dan garam, kocok merata, tambahkan jagung dan daging asap tumis, aduk sampai merata.
  3. Panaskan wajan dadar, olesi margarin, tuangkan adonan telur. Taburi jamur dan paprika. Masak hingga bagian bawah mulai kering, balikan.
  4. Masak kembali hingga kedua sisinya matang dan kering. Angkat
  5. Sajikan dengan saus tomat. Hmmm, nikmat
  
2.    Jagung Panggang Keju

       Bahan:
  • 150 g jagung manis pipil
  • 2 lembar daging asap, iris panjang tipis
  • 1 buah wortel potong
  • ½ buah paprika hijau, potong
  • 40 g keju chedar, parut
  • ½ buah bawang Bombay, cincang
  • 4 butir telur ayam
  • ½ sdt merica bubuk
  • Garam secukupnya
  • Minya goring secukupnya     
      Cara Membuatnya:
  1. Tumis bawang Bombay hingga harum dan layu, masukan daging asap, tumis sebentar. Angkat.
  2. Campur telur, merica dan garam, kocok rata. Masukan tumis dengan asap, aduk rata.
  3. Tambahkan jagung, paprika, dan wortel. Aduk rata.
  4. Tuang adonan dalam cup alumunium foil, taburi keju atasnya. Panggang dalam oven panas bersuhu 170 derajat celcius selama 30 menit.
  5. Angkat. Sajikan.        


Sunday, January 12, 2014

Kuliner Pemalang: Botok Setan Mak Isah Bikin Kesetanan



Obrolan santai ini mengalir apa adanya di ruang kantor kerja. Di sela – sela perbincangan itu ada seorang teman yang bergumam. Hmm, Susana panas – panas gini ngapain yah????. Kemudian, ada salah satu temen yang nyletuk “yuk makan Botok Setan” Mak Isah Comal?. Wahhh, botok setan?, ngeri banget bro.. rasanya bagaimana?, Wuihh jangan ditanya bro.. namanya aja botok setan pasti kalau mencicipi semuanya pasti bakal kesetanan stelah melahapnya.

Warung botok setan milik Mak Isah ini tampak sederhana, namun nama Mak Isah membahana lhoo bro  di Comal, Pemalang. Gubuk yang tampak sederhana di samping sungai kecil justru menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung pada mencicil berdatangan beramai – ramai dan berebutan mendapatkan menu botok setan.

Uniknya, saking banyaknya pembeli kadang pembelipun ikut menjadi layaknya penjual dengan membantu Mak Isah. Maklum, Mak Isah yang sudah lanjut usia dengan umur sekitar 80 tahun kadang kerepotan. Tapi jangan salah sahabat kuliner, umur yang sudah menua itu justru Botoknya di gemari oleh kalangan pemuda. Yah, terbukti setelah saya telusuri lebih jauh pembeli adalah anak – anak SMA, Mahsiswa, dan para pengunjung yang sengaja ingin mencicipi botok tersebut.  

Botok setan Mak Isah sama dengan botok pada umumnya, dengan menyajikan aneka bumbu seperti Lombok hijau, bawang merah, bawang putih, gula, garam, dan kelapa yang sudah dihaluskan serta bumbu yang lain, kemudian ditambah tahu dan bongkrek. Namun botok setan ini memiliki ciri khas tersendiri lho,yaitu dengan lombok yang banyak sehingga terasa pedas full, namun kemanisan dari rasa botok masih tetap terasa. Yah, namanya saja botok setan, yang makan bikin kesetanan saking pedasnya, huahh.
Hmmm, pengalaman pribadi saya setelah memakan menu yang satu ini bikin ketagihan, rasa yang demikian mak nyos pedesnya bikin mata mencicil tapi pingin nambah lagi. Apalagi kalau ditemani dengan usek (kerupuk yang digoreng dengan pasir) menjadikan lengkap sudah kenikmatanya botok ini.

Wah, penasaran kan?, untuk haraga botok setan ini satu porsinya Rp.5.000, murahkan?. Nah, silahkan bagi yang gemar menu pedas – pedas bisa datang langusng ke warung Mak isah “Botok  Setan” yang berada di Comal, Pemalang. 

Info Lengkap Seputar Kuliner Nusantara


Berbicara soal kuliner di Indonesia tidak akan ada habisnya, aneka ragam jenis kuliner bertebaran di mana – mana. Namun kendala yang biasa terjadi adalah anda tidak mengetahui apa-apa saja dan mana saja yang bisa anda kunjungi untuk menyantap hidangan khas daerah yang anda kunjungi, bahkan Anda tidak bisa membayangkan makanan apa yang bisa Anda santap di daerah tersebut, dan seenak apa?.

Nah, dari pada kebingungan kami akan mengulas wisata kuliner yang terkenal di berbagai daerah di Indonesia supaya anda ketika berkunjung atau berlibur di tempat tersebut mendapatkan kepuasan tersendiri.

1.  Nasi Liwet Wongso Lemu


Nasi jenis ini merupakan masakan khas Surakarta, bagi anda yang sedang berlibur ke Surakarta, masakan khas ini harus anda coba kelezatannya lho, seperti gudeg Jogja, masakan ini juga mempunyai keunikan pada cara penyajian dan cita rasanya. Nasi Liwet bisa anda nikmati bersama keluarga setelah seharian berlibur mengelilingi kota Surakarta.

Nasi liwet ini menjadi santapan bagi para pecinta kuliner, dalam waktu yang singkat masakan di warung nasi liwet wongso lemu ini akan habis diburu penikmatnya. Wow, hmmm,  jika anda ingin menikmati nasi liwet ini diusahakan untuk datang lebih awal. Masakan Khas Surakarta memiliki keisitemawan tersendiri, nasi yang bersayurakan sambel goreng labu siam, dengan lauk potongan ayam , potongan tahu, potongan telur yang dipindang berwarna coklat dan ampela ati ini mempunyai ke istemewa pada penyajiannya dan bumbu pelengkapnya, nasi yang sudah di beri sayur dan lauk tersebut di siram dengan kumut dan areh, areh sendiri dibuat dari semacam bubur dicampur dengan telur putih, menambah gurih dan lezatnya masakan ini.


2. Gudeg, 

barangkali kalau anda ke Yogya aneh rasanya kalau tidak mencicipi masakan yang namanya gudeg. Masakan yang akrab dengan warga jogja ini memiliki rasa manis dengan bahan baku berupa Nangka Muda semakin menjadi tema dan ciri khas masakan Yogya. Tidak heran jika setiap warung makan di yogya apalagi yang berada disekitaran malioboro dengan lesehannya pasti mengandalkan menu ini.

Nangka muda atau di yogya sering disebut Gori ada yang menyebutnya cecek. Gori atau cecek ini dimasak dengan santan bumbu dalam beberapa jam hingga dicapai kematangan dan rasa manis tentunya. Pendukung dari masakan ini ada beberapa macam ada telur pindang , tahu, tempe atau ayam yang dimasak pakai santan atau disebut areh. Dan yang tidak ketinggalan untuk yang suka rasa pedas yakni sambal goreng dengan krecek atau kulit sapi.

Masih penasaran dengan makanan khas lainnya? Atau masih belum terbayang mau mencari oleh-oleh di mana ketika Anda berlibur? Tentu,  Hampa rasanya jika liburan tidak membawa buah tangan untuk keluarga tercinta keluarga tercinta, atau bahkan pasangan. Oleh sebab,  itu jangan salah pilih oleh-oleh ya ketika Anda sedang liburan.

Inilah Minuman Penghangat di Musim Penghujan

Bulan-bulan seperti sekarang ini memang menambah kewaspadaan setiap orang untuk tetap menjaga dan memperhatikan lingkungan karena di saat inilah waspada terhadap banjir, serangan berbagai penyakit atau bertambahnya nyamuk yang ada.

Walaupun begitu, musim hujan yang cenderung dingin dan lembab ini juga membuat tubuh memerlukan sesuatu yang dapat menghangatkan tubuh mungkin dengan jenis minuman penghangat tubuh saat musim hujan seperti teh atau kopi.

Ketika hujan mulai turun dan angin dingin menusuk badan, paling nikmat memang menyeruput minuman hangat. Sejumlah minuman cocok disajikan saat musim hujan. Selain menghangatkan badan, ini juga menyehatkan.Nah, Inilah minuman yang cocok di nikmati pada saat musim hujan!.

Bandrek
Bandrek merupakan minum hangat khas dari Jawa Barat. Bandrek sangat cocok diminum ketika cuaca dingin apalagi di musim hujan seperti ini karena terbuat dari bahan-bahan seperti jahe, gula merah, dan rempah-rempah lain.


Selain lezat Bandrek juga menyehatkan. Bandrek dipercaya bisa mengurangi kelelahan, meredakan batuk dan flu, serta badan akan terasa lebih enteng setelah kita meminum minuman yang satu ini.
Adapun resep bandrek itu sendiri adalah sebagai berikut:

Bahan :
Air 800 ml
Jahe 100 gr (Bakar dan memarkan )
Gula merah 300 gr
Garam sedikit saja
Tambah cengkeh bila suka


Cara Membuat :
Cara membuatnya simpel, satukan semua bahan, rebus hingga mendidih, angkat dan saring, tuang dalam cangkir.

Bajigur


Yapz, minuman yang satu lagi ini juga minuman khas dari Jawa Barat yang tak asing lagi, Bajigur. Bajigur sebenarnya jenis minuman yang mirip dengan bandrek, namun bedanya bajigur dibuat dengan tambahan santan. Biasanya bajigur kerap dinikmati bersama ubi atau pisang rebus. Sangat tepat dinikmati saat cuaca hujan.

Di daerah Jawa Barat sering ditemui pedagang Bajigur keliling dan biasanya selalu dengan kompor menyala digerobak jualannya, karena hidangan Bajigur memang harus dinikmati hangat hangat jika ingin afdol.

Nah, bagi yang pingin membuat bejigur, bisa dicoba resep ini, gampang dan tidak merepotkan.


 Bahan :
Gula merah/ Gula aren 400 gr
Santan 1000 ml
Air 200 ml
Daun pandan 2 lbr
Garam sedikit saja
Tambahkan rempah atau kolang kaling jika suka

Cara membuat :
Campur air, daun pandan, garam, gula merah/aren, rebus hingga mendidih lalu angkat dan saring. Setelah itu campurkan santan dan rempah atau kolang kaling, rebus kembali sampai mendidih, angkat dan hidangkan dalam cangkir. 

Wedang Ronde
Minuman satu ini juga sangat pas dinikmati saat musim hujan. Wedang ronde, minuman khas daerah Jawa seperti Yogyakarta maupun Semarang. Wedang ronde sendiri merupakan minuman jahe yang berisi bola-bola ketan berwarna-warni yang tebut dari tepung ketan berisi kacang. Yap, paduan air jahe hangat dengan bola-bola kacang sangat pas dinikmati untuk menyegarkan badan. 


Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
Bahan Ronde:
150 gram tepung ketan putih
1/4 sendok teh garam
135 ml air hangat
2 tetes pewarna hijau tua
 2 tetes pewarna merah cabai

Bahan Isi:
50 gram kacang tanah kupas, disangrai
25 gram gula pasir
1/8 sendok teh garam
Sirup Jahe:
2.000 ml air
400 gram gula pasir
400 gram jahe, dibakar, dimemarkan
1 sendok teh garam
4 lembar daun pandan
6 batang serai, dimemarkan

Bahan Pelengkap:
200 gram kolang-kaling, direbus, diiris
3 buah roti tawar tanpa kulit, dipotong kotak
25 gram sagu mutiara merah
1 kaleng (200 gram) lengkeng, ditiriskan

Cara membuat:
  1. Isi, blender kacang tanah hangat-hangat, gula pasir , dan garam sampai rata. Bentuk menjadi bulatan kecil-kecil. Sisihkan.
  2. Ronde, campur tepung ketan dan garam. Aduk rata. Tambahkan air hangat sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  3. Bagi adonan menjadi tiga bagian. Satu bagian tambahkan pewarna merah, satu bagian tambahkan pewarna hijau, dan sisanya biarkan putih. Aduk rata masing-masing adonan.
  4. Ambil sedikit bahan ronde. Pipihkan. Beri isi. Bentuk bulat. Lakukan sampai adonan habis.
  5. Didihkan air. Masukkan bola-bola ketan. Rebus hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.
  6. Sirup jahe, rebus air, gula pasir, jahe,daun pandan, dan serai dengan api kecil sampai mendidih dan harum.
  7. Sajikan ronde bersama sirup jahe serta pelengkapnya.
Sekoteng
Sekoteng merupakan minuman khas dari daerah Jawa Tengah. Hampir mirip dengan wedang ronde, namun sekoteng disajikan dengan isi lebih beragam. Tak hanya air jahe hangat sekoteng disajikan bersama potongan roti,  biji delima, kacang hijau dan kolang-kaling serta susu untuk membuatnya lebih manis. Yap, tak hanya menghangatkan tubuh juga cukup mengenyangkan untuk mengganjal perut.


Sekoteng atau wedang sekoteng adalah minuman hangat yang tentunya sangat enak dan berkhasiat tinggi. Minuman asli indonesia ini sangat nikmat disajikan dimalam hari dan saat hujan tiba. Resep wedang sekoteng ini tentunya menggunakan racikan bahan dan rempah-rempah alami asli indonesia. resep sekoteng terdiri dari air rebusan jahe dan rempah lainnya yang diisi dengan kacang tanah sangrai, kacang hijau, roti tawar, biji delima atau mutiara dan bahan lainnya.
Nah, ini dia resep membuat sekoteng.

Resep Sekoteng Bahan Isi Sekoteng : 50 gr biji delima / mutiara cina, rebus 30 gr kolang-kaling iris tipis, rebus dengan 1 lembar daun pandan selama 15 menit 2 lbr roti tawar, potong dadu 50 gr kacang tanah kupas, goreng atau sangrai 100 gr kacang hijau, rebus Bahan Wedang Jahe : 1 lt air 50 gr jahe, memarkan / geprek 2 btg serai, memarkan 2 lbr daun pandan, buat simpul 175 gr gula pasir.

Cara Membuat Wedang Sekoteng 1. Buat wedang jahe atau air jahe : rebus air dan semua bahan wedang jahe sampai mendidih, lalu kecilkan api dan biarkan tetap panas, sampai waktu dihidangkan. 2. Susun semua bahan isi dalam mangkuk saji. 3. Tuang wedang jahe panas ke dalam mangkuk. Segera sajikan.

Gulai "Becek Deso" Rasa Kuto




Ketika kita berkunjung ke daerah - daerah yang agak terpencil pasti terpikir pikiran ingin berkuliner yang alami, dengan bumbu yang asli tanpa penyedap tambahan. Nah, di kecamatan Bangilan Tuban ada salah satu aneka kuliner yang memiliki kriteria demikian, yaitu “Becek Ndeso”, disana menyediakan makanan khusus gulai dengan bumbu yang khas ndeso.





Secara umum masakan khas Tuban cenderung berasa pedas-asam dengan rasa pedas yang tercipta dari campuran cabai dan lada dan ini merupakan salah satu ciri khas kuliner kota Tuban dengan pedasnya masakan yang menimbulkan keringat dan gairah tersendiri.

Masakan ini memang berupa kuah kental khas kaya akan bumbu di campur dengan berbagai jenis daging: sapi, kambing, ayam, atau menthok. Penampilan dan baunya mirip kari, tetapi lebih kental. Ternyata masakan Tuban lebih lengkap dan kaya bumbu dibanding masakan India atau Padang. Bumbunya sangat banyak dan harus komplet. Tidak boleh kurang satu pun.

Bumbunya sangat banyak dan harus komplet. Tidak boleh kurang satu pun. Bumbu becek adalah merica, jintan, bawang merah, bawang putih, mesoyi (bentuknya seperti kayu), daun salam, daun jeruk purut, serai (lemon grass), tomat, santan, dan diakhiri dengan taburan rajangan daun bawang.


Tiba saatnya saya mencicipi masakannya, berbicara soal rasa?, hmmm tidak bisa diungkapkan dengan kata - kata, pokoknya maknyus hehehehe… Saya yakin anda pasti ketagihan untuk mencicipinya lagi. Harganya pun tidak terlalu mahal, cukup dengan Rp.12.500 anda bisa menikmati dengan kenyang dan puas kuliner tersebut. Apabila tambah dengan es teh, kita hanya mengeluarkan Rp.15.000 per paket porsi sehingga kita puas menikmatinya.


Saturday, January 11, 2014

"Bakso Kaget" Rasanya Bikin Kaget

Apakah anda penggemar kuliner bakso?, saya yakin hampir sebagian orang menyukai jenis kuliner yang satu ini. Tapi jangan bilang pecinta bakso sejati lho, kalau ternyata belum mencicipi bakso yang ada di kota Medan ini. Hmmm, penasaran jadinya kan, lantas kira – kira bakso apa ya?. Namanya cukup unik dan menarik yaitu “Bakso Kaget”, keren kan sobat ?.

Wuihh, namanya yang cukup unik ini membuat decak kagum dan juga turut mengundang rasa penasaran para pengunjung. “Bakso Kaget” yang makanpun juga ikut kaget karena saking nikmatnya yang tak terbayangkan karena bakso yang disajikan tentunya dengan cita rasa yang berbeda dari bakso lainnya. Bakso Kaget ini merupakan bakso dengan berbagai isi di dalamnya. Ada bakso isi udang, cabai rawit, daging sapi, telur, jamur, keju, jagung, dan lain-lain.





Gerai bakso ini terletak di Jalan Multatuli No. 15A Medan, kawasan yang strategis dan mudah jalur akses kesana. Yang uniknya lagi, pembeli bakso umumnya membelah bakso untuk memakan bakso, namun di gerai ini, para pembeli justru langsung memakan bakso bulat utuh-utuh, wah…gimana rasanya ya? Justru di situlah kejutannya, mereka baru akan tau rasa dari bakso tersebut setelah berada di dalam mulut mereka.

Nah, penasaran kan?, bagi yang ingin mencicipi bakso yang satu ini tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak karena harga dari bakso ini tidaklah mahal, sekitar Rp. 12.000 saja. Di sini juga tersedia paket combo, dengan harga Rp. 15.000. Terdiri dari 4 bakso, 2 pangsit, nasi dan minuman soft drink.

Gerai ini dibuka mulai pagi sekitar jam 9 dan tutup sekitar pukul 8 malam. Pada akhir pekan gerai bakso ini akan ramai pembeli, pada jam makan siang pun demikian. Jika anda sedang berjalan-jalan dan berkunjung ke kmota di Medan, sangat rugi jika tidak mencoba merasakan Bakso Kaget ini.

Kuliner Surganya Para Vegetarian

Sahabat kuliner, bagi anda yang gemar makanan ala vegetarian, di kota Medan terdapat restoran yang menyediakan aneka jenis masakana vegetarian. Restoran tersebut adalah Restoran Socrates. Restoran ini terletak di Jalan Airlangga No. 14 C, Medan. Di restoran ini, tersaji aneka jenis makanan berbahan sayuran, dengan rasanya yang sedap dan menggoda lidah. 

Menu yang disajikan di restoran ini terbuat dari sayuran yang alami dan segar, serta proses yang higienis, sehingga cita rasa masakan vegetarian tetap terjaga. Dari dulu hingga kini, masakan vegetarian di restoran ini selalu jadi incaran para kuliner pecinta vegetarian. Semua menu masakan di sini juga tidak menggunakan bahan-bahan kimia penguat rasa seperti MSG, jadi rasanya murni rasa sayuran segar bugar.

Menu andalan restoran ini adalah Asparagus Socrates, yang merupakan menu yang sangat digemari oleh para vegetarian karena warna sayuran yang menggugah selera. Asparagus Socrates terdiri dari asparagus yang segar ditambah dengan aneka sayuran sperti kacang panjang, paprika, jagung, jamur, dan selada, yang disiram dengan kuah khusus. Rasa gurihnya merupakan rasa alami dari bawang putih dan daun bawang menambah kenikmatan tersendiri. Saat digigit, sayuran tersebut masih terasa renyah, namun masih tetap lembut di mulut. 

Hmmm, tak bisa dibayangkan bagaimana rasanya kan ?, apalagi kalau kuahnya sudah menyatu tercium aroma harum dan tampak sangat menggoda. Rasanya kita pingin segera melahap habis menu andalan yang satu ini tanpa melihat berapa uang yang akan dikeluarkan. Sahabat kuliner, selain Asparagus Socrates ada pula menu lain yang tak kalah nikmatnya dari menu Asparagus Socrates, yaitu Brokoli Lima Warna. Selain namanya yang indah, ternyata menu yang satu ini mampu menggoyang lidah para penjelajah pencita kuliner lho.
Menu ini terdiri dari brokoli, wortel, paprika, rumput laut, dan lobak. Aneka jenis sayuran ini diiris kecil-kecil, sehingga mudah dimakan. Rasa dari jenis masakan sangat mantap dan mampu menyihir bagi para vegetarian akan kenikmatanya yang tak terbayangkan. Dan perlu sahabat kuliner ketahui, olahan masakan ini tidak menggunakan bahan kimia maupun penguat rasa lainnya lho. 

Nah, penasarankan dengan penyajian masakan ala vegetarian?. Itu hanya masih sekelumit dari aneka jenis makanan vegetarian yang bisa kami sajikan lho, masih banyak jenis olahan masakan lainnya yang bisa anda cicipi ditambah dengan menu pendamping lainya yang juga rasanya jangan ditanyakan lagi kenikmataanya. Kalau sobat penasaran dengan restoran yang satu ini terutama bagi para pecinta kuliner wajib mencoba lho. Silahkan langsung saja meluncur ke kota Medan.